Kaca ini, untukmu.

Mari kita bandingkan,

berapa banyak aku merapal namamu di heningnya malam,

berapa banyak tetes-tetes yang basah di pipi saat kamu hadir di anganku,

berapa banyak kata yang keluar akan harapan-harapan tentang kita.

Tapi,

aku yakin.

kau tak akan peduli,

kau tak akan pernah menghitungnya.

Ketahuilah sekarang, juga.

Aku akan tetap menjadi juaranya, dan nomor satu perihalmu.

juara merindukanmu atas ketidakpedulianmu,

juara mengharapkanmu atas ketidakmungkinan,

juara atas dirimu yang tak pernah menginginkannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s