Karena aku mencintai semua dari dirimu, Me.

Teruntuk Me.

Halo Me,

Saat kamu membaca surat ini, yakinkan dirimu kalau aku adalah fans beratmu. Gak peduli itu jelek atau bagus, aku bener-bener sangat mengagumi kamu dan selalu ada untukmu. Ada banyak yang ingin aku sampaikan, boleh aku jabarkan

Aku menyukai ketegaran dan kekukuhan hatimu;

Bagaimana kamu menghadapi cemooh orang-orang di sekitarmu yang sebenarnya gak tau apa-apa tentang kamu, tetap tebarkan senyuman kepada mereka.

Bagaimana kamu menghadapi orang-orang yang meremehkan kamu, sebenarnya mereka hanya meremehkanmu untuk memacumu berusaha lebih keras lagi. Jangan kau anggap ini sebagai kekurangan, tapi anggaplah ini sebagai jembatan ujian kamu melewati level setingkat lebih tinggi.

Bagaimana kamu bisa bertahan, tetap terus melangkah meskipun di samping itu banyak kerikil-kerikil yang menganggu, banyak tangisan dan keringat yang kamu keluarkan. Aku bisa mengerti keadaan itu, aku sangat tau bagaimana itu semua terjadi padamu Me.

Tapi di balik itu semua, Aku sangat ingin kamu bisa mempertahankannya, tetap kuat bahkan menjadi lebih kuat dari sebelum-sebelumnya, lebih tegar dari batu karang di lautan. Ingatlah ini,

“ Jangan menyerah, lihatlah ke belakang sejenak. Lihat betapa jauhnya kamu sudah berjalan dan berjuang untuk sampai di titik ini, tinggal sedikit lagi kamu sudah sampai ke tujuanmu. “

Aku juga ingin menyampaikan sesungguhnya aku sangat rindu sosokmu;

Sosok yang masih lugu dan polos akan masalah hidup, kamu tak pernah memikirkan masalah yang sebenarnya tidak harus dipikirkan.

Rindu akan rinai-rinai tawa ceriamu, yang semuanya seakan tidak pernah ada kata kesedihan. Bagaimana senyummu yang selalu tergambar di wajahmu, sedetikpun tak pernah lepas. Kini, semua itu jarang aku dapati lagi.

Yang terakhir, di surat ini aku ingin sekali menyampaikan hal-hal ini.

Apapun yang membuatmu sedih, kesal, marah sekarang bukan untuk kamu musuhi tapi berteman baiklah dengan mereka, karena mereka yang akan membuatmu kuat. Jauh lebih kuat dari sebelumnya.

Tidak semua yang orang katakan adalah benar, tidak semua yang orang katakan harus kamu lakukan. Semua berasal dari dirimu, kamu jauh lebih tau mana yang baik dan mana yang buruk untuk dirimu sendiri atau orang-orang di sekitarmu.

Semua mimpi-mimpimu memang tidak harus terwujud, jangan sedih atau marah, karena aka nada satu mimpi yang tak akan terduga menggantikannya dan jauh lebih baik.

Dan, jangan pernah merasa sendiri. Kamu masih punya keluarga yang akan menerimamu apapun keadaanmu, kamu punya teman-teman dan sahabat yang akan menerima cerita buruk atau cerita baikmu, kalau mereka gak bisa aku selalu ada di sampingmu. Mendukung semua keputusanmu, meyakinkan semua keraguan-keraguan yang ada, menguatkanmu saat kau jatuh, dan mengaminkan semua doa-doamu. Yang terpenting, kamu masih punya Allah untuk semua kesulitan-kesulitan dan kesendirianmu. Kamu gak pernah benar-benar sendiri Me, percaya.

“ Mungkin, di sekitarmu tidak bisa menjadi alasan senyum dan tawamu datang. Tapi percayalah salah satu dan beberapa dari mereka, kamu adalah alasan kenapa senyuman dan tawa bahagia datang. “

Tetaplah menjadi dirimu, Me. Aku selalu akan menjadi pengagummu karena aku mencintai semua darimu, selamanya. I love you, Me!

Dari,

Aku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s