Percayalah, Jodoh Pasti Bertemu.

Halo Mas Gan sayang, cielah!

Saat kamu baca ini, ketahuilah ini adalah khayalan sekhayal-khayalanya aku. Kalau bukan karena memang sebuah kewajiban di #30HariMenulisSuratCinta aku gak akan pernah nulis ini. Tapi baiklah, aku akan mencoba memerankan dengan baik.

Mas Gan, kalau ini bukan surat romantis anggap aja ini romantis ya. Jangan dibikin rumit lagi, yang rumit cukup kamu dan komunitas fans-fans kamu yang fanatic itu. Sekarang kamu sedang apa? Pasti lagi sibuk shooting segala macem ya, duh iya aku mah gapapa gak dianggep. Lah emang gak, haha.

Aku mengingat-ingat gimana aku suka sama kamu, hingga sejatuh cinta ini. Oh iya, pertama kali aku suka kamu pas pertama kamu muncul di layar kaca. Nyanyi single kamu yang judulnya “ Terima Kasih Cinta “, dengan muka polos kamu pas itu, rambut berponi, berkacamata ditambah dua lesung pipitmu yang membuat semuanya sempurna. Iya, aku sangat jatuh padamu saat itu ditambah alunan suaramu yang khas menambah alasan mengapa aku harus bersyukur bisa bertemu denganmu meski di sebuah layar.

“ Entah kenapa, diri ini lemah dan akan bisa sejatuh-jatuhnya dengan lelaki yang berkacamata. Itulah alasan mengapa detik ini aku jatuh hati padamu. “

Mas Gan, kalau boleh ya. Mengkhayal tingkat dunia akhirat aku pingin jadi pacarmu, gak pacar sih jadi istri ta’arufan kayak Fedi Nuril juga mau. HAHAHAHA. Tapi kembali lagi sesuai kewajiban di challenge ini, aku akan membuat penawaran apa yang aku punya untuk jadi pacarmu.

” Aku ingin menjadi Rossa yang selalu kau tunggu, Aku juga ingin menjadi Raisa yang kau yakinkan kalau kita akan bersama. “

Aku gak secantik pacar-pacar sebelumnya, aku hanya aku yang seperti ini adanya. Gak banyak yang bisa aku tawarkan sebenernya, karena aku tak akan berjanji tentang apapun untukmu selalu akan bahagia denganku. Kamu akan kuajak berkeliling kotaku di Bondowoso. Jangan berharap kamu menemukan seperti di Jakarta, tapi aku bisa yakinkan kamu akan menemukan ketenangan di sini. Bermain di pematang-pematang sawah yang hijau, berkeliling kota yang tak pernah macet dan tak banyak polusi. Aku tau betapa penatnya dirimu di Ibukota dan segala rutinitasnya, akan lebih baik kamu melepasnya di sini. Dan aku, akan selalu siap dengan segala yang aku mampu untukmu. Jika kau sedang kalut aku siap dengan segala hiburanku untuk menenangkanmu, jika kau sedang berberat hati sedih pelukan dan bahuku siap menampung kesedihanmu, dan jika kau membutuhkan teman berbicara aku dengan kedua telingaku siap mendengarkan.

“ Karena cinta bukan tentang dua hati yang saling gila karena jatuh, tetapi tentang dua orang yang saling melengkapi satu sama lain apapun keadaannya. “

Teruslah berkarya, dan aku akan tetap jatuh cinta padamu. Semoga kamu suka, sekian suratku untukmu Mas. Kalaupun kita memang berjodoh, percayalah kita akan bertemu.

Selamat malam, Mas Gan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s