Teruntuk Lelaki hebat di masa depanku.

Hai, akhirnya aku menulis surat ini untukmu. Siapapun kamu nantinya, aku yakin kamu pastilah lelaki hebat di masa depanku. Aamiin.

Hmm, dimulai dari mana ya? Baiklah, sebenarnya sekarang aku sedang menyukai seseorang. Entah itu pada akhirnya kamu atau bukan, itu pasti yang terbaik. Hehe.

Aku orangnya suka banget makanan yang pedes, banget! Semoga selera kita sama ya, tapi kalau bedapun ya gapapa sebener e. Aku juga orangnya cemburuan, kadang bawel tanya-tanya tentang masa lalu kamu bukan apa tapi emang suka aja dengerin masa lalu, tapi aku insyaAllah ikhlas nerima kamu dan masa lalu kamu beserta mas kawin kamu. Kalau kamu gak ngaasih tau ya jangan sedih karena aku orangnya juga handal dalam kepo-mengkepoin, terus kadang firasat-firasatku itu bener. So? Jangan pernah nutupin apapun hal sekecil apapun ke aku, aku pasti tau nantinya.

Kalau kamu berharap punya istri yang badannya bagus, perfect, tolong dihapuskan ya 😦 Aku suka nyemil orangnya, semua makanan aku mau kecuali ikan lele. Oiya, aku kan selalu ada buat kamu ya saat apapun tapi kalau kamu sedih jangan suruh aku hibur dengan nyanyi ya? Atau ngajakin aku karaokean gitu, karena percuma sih. Jangan rusak image nyanyi karena aku nyanyi, pehlis. Dan aku juga orangnya natural alias kalau dandan masih seadanya dan masih dalam tahap belajar, belum yang bagus banget pake segala macem tools. Eh bagus kan tapi, aku bisa ngehemat uang kamu jadinya bisa dibuat nyicil rumah atau mobil aja. Hehe. Dari itu semua, semoga kamu bisa nerima kekurangan-kekurangan dari aku ya.

“ Terima kasih udah memilih aku untuk dimasukin ke cerita kehidupanmu, nyisipin aku di antara doa-doamu, dan habiskan waktumu denganku. “

InsyaAllah, aku akan terus belajar dan belajar untuk jadi istri yang baik buat kamu. Aku akan menjadi koki terhebat untuk belajar masak dari mama mertua masakan kesukaan kamu jadi bisa masakin kamu tiap hari, aku gak akan buat kamu kelaparan. Bagaimanapun keadaan finansial kamu, aku akan berusaha untuk gak ngeluh dan akan tetap ada di samping kamu ngebantu kamu kalau aku bisa karena aku akan menjadi seorang pakar ekonomi dan akuntan yang baik jadi bisa mengatur semua uang yang kamu kasih ke aku untuk hidup kita nantinya. Aku pun rela dan ikhlas kalau nantinya aku menjadi seorang PRT di rumah kita sendiri, ngurusin semuanya sendiri, bersihin rumah sendiri, ngerawat sendiri.

“ Kalau kamu sedang ada di bawah, aku akan mendukungmu untuk beranjak naik. Dan jika kamu sudah diatas nanti, aku akan selalu ada untuk bertahan bersama-sama. “

Semua dilakuin bareng-bareng, dari susah-sedih sampe bahagia bareng. Oiya aku suka banget traveling, kalau gak keberatan yuk kita traveling bareng ke tempat-tempat baru cari suasana dan buat cerita kenangan indah bareng. Tapi, aku orangnya lemah kemaren aja pas ke Bromo sama Kawah Ijen aku udah kayak orang mati 😦  aku gak gampang nyerah kok tapinya tetep pengen bertualang sama kamu, makanya kamu ada buat nguatin aku.

Udah ah capek, pokoknya gitu. Kamu jangan kaget ntar ya.

“ Bagaimanapun standarku dan standarmu tentang pasangan hidup, pada akhirnya akan berakhir dengan standar yang Allah kasih. Dan itu yang terbaik dari segala yang baik. “

Semoga aku dan kamu bisa jadi yang terbaik satu sama lain ya, aku di sini menunggu kamu dengan setia. Terimakasih, lelaki terhebatku.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s