Kamu, sebenar-benarnya pulangku

Memang namanya tak pernah melanglang buana di seluruh telinga dunia.

Memang tak seluas lautan di dunia.

Memang tak seindah yang ada di luar sana.

Tapi,

Namanya selalu terpatri di hati setiap penghuninya.

Selalu indah di mata para pecintanya.

Kenangan dan kasihnya sangat luas di masing-masing.

Begitulah kotaku tercinta, Bondowoso.

Untuk kotaku, meskipun kau tak terkenal seperti artis-artis ibu kota atau artis dunia tetaplah pancarkan kedamaian. Karena kedamaianmu yang akan selalu terkenal di setiap hati para penghuninya. Tak perlu seluas seperti ibu kota, karena setiap sudutmu selalu ada cerita bahkan banyak cerita untuk orang-orang.

Tetaplah kuat, untuk lebih maju tak tertinggal dengan yang lainnya. Meskipun butuh waktu yang panjang, aku akan menikmati setiap prosesnya. Aku percaya, suatu saat ini akan terwujud. Kota yang maju, penuh dengan orang-orang berdedikasi tinggi memajukan daerahnya, dipenuhi orang-orang berilmu, kreatif di dalamnya. Tak lupa setiap hati mereka bersih, selalu terpancar senyum bahagia taka da kesedihan. Di ujung pelosok sana taka da lagi keluarga kekurangan, anak putus sekolah, semuanya bersekolah menuntut ilmu dengan suka cita.

Tetaplah seperti ini, tetap menjadi kota penuh damai yang jauh dari hingar-bingar kehidupan kejam seperti di luar sana. Tetap menjadi kota yang di dalamnya banyak orang-orang baik, sabar, jauh dari orang-orang serakah, berkepala batu dan egois. Tetap menjadi kota yang selalu aku rindukan keadaannya, kenangannnya, dan ceritanya. Sejauh apapun aku pergi melangkah tetap namamulah yang selalu pertama hadir saat aku memutuskan untuk pulang. Tak ada lagi.

“ Karena bagiku, kamulah sebenar-benarnya pulang dan sebaik-baiknya rumah untuk kembali. “

Karena untukku kau bukan hanya sekedar kota kecil yang tak banyak dan ramai, tapi kau kota besar yang dipenuhi dengan orang-orang yang penuh kasih sayang di dalamnya. Setiap orang yang aku kenal semuanya pernah memberikan warna di cerita hidupku, di setiap sudutmu ada cerita-cerita yang tak pernah terdengar orang-orang. Semuanya tersimpan rapi di hati ini, sampai kapanpun.

“ Karena di setiap kota ini aku mempunyai sajak-sajak yang menceritakan setiap kisahnya. “

Advertisements

One Reply to “Kamu, sebenar-benarnya pulangku”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s